Skip to main content

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke luar angkasa?

Kemajuan dalam rekayasa roket telah secara signifikan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan luar angkasa dan membuatnya lebih mudah dicapai. Mencapai Garis Kármán—ujung ruang angkasa yang terletak 100 kilometer di atas Bumi—kini hanya membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 menit dengan roket seperti New Shepard milik Blue Origin. Hal ini ditunjukkan selama penerbangan terakhirnya pada tanggal 14 April 2025, yang membawa semua awak perempuan, termasuk Katy Perry dan Lauren Sánchez, dalam perjalanan suborbital selama 11 menit.

Perjalanan ke orbit Bumi rendah, seperti ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang terletak sekitar 420 kilometer di atas Bumi, dapat memakan waktu mulai dari 4 jam hingga 3 hari. Durasinya bergantung pada pesawat ruang angkasa dan rencana misi tertentu. Misalnya, Soyuz milik Rusia dapat berlabuh di ISS dalam waktu sekitar enam jam, sementara misi lain mungkin memerlukan waktu lebih lama karena kendala teknis atau prosedur keselamatan.



Kecepatan yang diperlukan untuk mengakses ruang angkasa bervariasi bergantung pada tujuan misi. Untuk mempertahankan orbit di sekitar Bumi, roket harus mencapai kecepatan mendekati 28.000 km/jam. Namun, untuk lepas sepenuhnya dari tarikan gravitasi Bumi, seperti untuk misi ke Mars, diperlukan kecepatan yang lebih tinggi—sekitar 40.000 km/jam.

Mencapai Bulan umumnya memakan waktu sekitar tiga hari, seperti yang biasa terjadi selama misi Apollo. Sebaliknya, misi ke Mars dapat berlangsung antara 6 hingga 9 bulan, tergantung pada lintasan penerbangan dan kesejajaran planet. Perjalanan yang lebih jauh, seperti ke Neptunus, dapat memakan waktu hingga 12 tahun, sebagaimana dibuktikan oleh wahana Voyager 2.

Inovasi yang berkelanjutan dalam sistem propulsi dan strategi misi luar angkasa terus memangkas waktu tempuh. Dengan semakin terlibatnya perusahaan swasta seperti SpaceX dan Blue Origin bersama lembaga pemerintah, eksplorasi luar angkasa menjadi lebih hemat biaya dan mudah diakses, membuka pintu bagi pariwisata, penemuan ilmiah, dan bahkan potensi kolonisasi planet lain.

Comments

Popular posts from this blog

KUR BRI 2025: Solusi Pembiayaan UMKM dengan Bunga Ringan dan Proses Mudah

Pemerintah Indonesia melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tahun 2025 dengan target penyaluran dana sebesar Rp300 triliun, meningkat dari Rp280 triliun pada tahun sebelumnya. Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Suku Bunga Kompetitif KUR BRI 2025 menawarkan suku bunga yang kompetitif, dimulai dari 6% per tahun untuk pinjaman pertama, dan dapat meningkat hingga 9% untuk pinjaman keempat. Plafon pinjaman yang tersedia berkisar antara Rp1 juta hingga Rp500 juta, dengan tenor fleksibel mulai dari 12 hingga 60 bulan. Menariknya, untuk pinjaman hingga Rp100 juta, BRI tidak mewajibkan agunan tambahan, sehingga memudahkan UMKM dalam mengakses pembiayaan. Sebagai contoh, untuk pinjaman sebesar Rp25 juta dengan tenor 5 tahun, cicilan bulanan yang harus dibayarkan sekitar Rp510.416. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih dari 2...

Prakiraan Musim Hujan 2025: Dampak pada Skala Global dan Regional

Prakiraan Musim Hujan 2025: Dampak pada Skala Global dan Regional Musim hujan pada tahun 2025 diperkirakan akan membawa curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya di seluruh wilayah tropis, yang secara signifikan memengaruhi pertanian, aktivitas ekonomi, dan kesiapan bencana. Menurut Departemen Meteorologi India (IMD), India kemungkinan akan mengalami 105% dari curah hujan rata-rata jangka panjangnya (87 cm) selama periode musim hujan barat daya dari bulan Juni hingga September. Prakiraan ini didukung oleh kondisi El Niño yang netral dan Indian Ocean Dipole (IOD). Namun, beberapa wilayah—seperti Ladakh, Timur Laut, dan Tamil Nadu—mungkin akan mengalami curah hujan di bawah rata-rata. Curah hujan yang melimpah di India kemungkinan akan meningkatkan hasil panen, membantu menstabilkan harga pangan, dan mendukung pembangunan ekonomi yang lebih luas. Karena lebih dari separuh lahan pertanian India bergantung pada hujan musim hujan, curah hujan yang cukup dapat membantu mengekang inflasi da...

Festival Musik dan Seni Coachella 2025

Berlangsung resmi dari tanggal 11 hingga 20 April 2025, acara musik dan seni Coachella dimulai di Empire Polo Club di Indio, California. Penampil utama untuk edisi ke-24 ini adalah Lady Gaga, Green Day, Post Malone, dan Travis Scott di antara penampilan-penampilan terbaiknya. Dengan perpaduan musik lintas genre, kerja sama yang tak terduga, dan acara sosial yang memotivasi, festival ini menegaskan statusnya sebagai acara budaya sedunia. Undangan Charli XCX untuk mengundang Billie Eilish, Lorde, dan Troye Sivan ke atas panggung menghasilkan salah satu pertunjukan yang paling memukau secara visual. Mereka memainkan versi lagu "Guess" dan "Girl, so confused," menghasilkan momen emosional yang disambut antusias oleh penonton. Di sisi lain, Lisa dari BLACKPINK bernyanyi solo untuk pertama kalinya dan memukau penonton dengan vokalnya secara langsung, sehingga menyelesaikan masalah lip-sync yang sebelumnya mengganggunya. Beberapa artis ternama juga tampil secara tak terdug...